Antara Benci dan Cinta
Beberapa minggu kemaren pernah ada temen gw (cewek) curhat doi bilang, “tiap-tiap gw mau makan, tiap-tiap mau tidur, pas gw lagi sendirian pasti deh kepikiran ama si dia “Itu bukan yg pertama kalinya yg gw denger sebelumnya gw gak keitung ada beberapa cewek yg bilang ke gue klo dia gak isa tidur cuma gara-gara mikiran cowok yg mencuri hatinya”gw gak tau dah gimana cara kerja otak tuh cewek dan gw juga gak nyalahin dia sebagai cewek kerena gw pernah kenal temen gw yg tadinya gw kenal sbg cowok macho jadi lembek kaya banci cuma gara2 cewek
Now want to tell you something
Hati atau kalbu itu berasal dari asal kata kerja qalaba yg artinya membalik, sehingga kalbu itu sendiri artinya sesuatu yg berpontensi terbolak-balik.
Cinta dan benci adalah sesuatu yang mengisi waktu, segala sesuatu yg mengisi waktu dapat datang dan pergi seiring berjalannya waktu. Dulu temen sekarang bisa jadi lawan, dulu benci sekarang malah cinta, ya itu semua yg namanya hati manusia
sebelum orang bercinta ia menganggap dirinya sebagai bagian dari yg ada namun ketika bercinta ia menganggap segala ada adalah diri kekasihnya dan ketika putus cinta ia akan merasa tidak ada alias hampa begitulah cinta mempermainkan manusia
Jadi jawaban gw ke temen gw tadi itu kurang lebih gw copy paste dari hadis Nabi Muhammad S.A.W
“Cintailah kekasihmu secara wajar siapa sangka suatu ketika nanti ia menjadi seterumu dan bencilah seturu secara wajar siapa sangka suatu ketika nanti ia menjadi kekasihmu”
Mei 11, 2008
Pacar saja belum punya :P